VincenTragosta - Tanya, Jawab, dan Belajar Tanpa Batas Logo

In B. Indonesia / Sekolah Menengah Atas | 2025-07-01

Dalam transkripsi CV, pengulangan dan gagap dihapus untuk meningkatkan keterbacaan. a. Tidak b. Ya

Asked by shintarahhadian

Answer (4)

E because it's past tence

Answered by Chrissalis | 2024-06-10

**Answer: the answer is e i really hope this helped :) ** ;

Answered by wamokyereme | 2024-06-13

The best choice for the sentence is A: "If you saw the amount of pancakes he consumed." This option correctly uses a conditional structure to imply a hypothetical situation relevant to understanding his weight. Other options either misformulate the condition or alter the intended meaning.
;

Answered by wamokyereme | 2024-12-24

Dalam transkripsi CV, pengulangan dan gagap dihapus untuk meningkatkan keterbacaan. b. YaPengulangan dan gagap dihapus dalam transkripsi untuk meningkatkan keterbacaan. Transkripsi adalah proses mengubah ucapan (audio atau video) menjadi teks tertulis. Tujuan utamanya adalah menghasilkan teks yang jelas, akurat, dan mudah dibaca. Untuk mencapai hal tersebut, beberapa elemen dari ucapan asli perlu disesuaikan atau dihilangkan, terutama yang tidak menambah makna atau justru mengganggu alur informasi.Mengapa pengulangan dan gagap dihapus:1. Meningkatkan Keterbacaan dan Kelancaran * Efisiensi Membaca: Saat seseorang berbicara, wajar untuk adanya pengulangan kata ("saya... saya mau") atau gagap ("mmm... jadi... eh..."). Jika ini semua ditranskripsi apa adanya, teks akan menjadi berantakan, sulit dipahami, dan memakan waktu lebih lama untuk dibaca. * Alur Informasi: Penghapusan elemen-elemen ini membantu mempertahankan alur narasi yang logis dan lancar. Pembaca dapat fokus pada inti pesan tanpa terganggu oleh "kebisingan" verbal.2. Menghilangkan Informasi yang Tidak Relevan * Pengulangan: Seringkali pengulangan terjadi karena pembicara sedang berpikir, mencari kata yang tepat, atau ingin menekankan sesuatu secara berlebihan. Dalam teks, penekanan bisa dicapai melalui struktur kalimat atau bold, bukan pengulangan yang sama. * Gagap/Filler Words (Kata Pengisi): Kata-kata seperti "eh," "umm," "jadi," "kan," "gini" sering digunakan secara otomatis untuk mengisi jeda saat seseorang berbicara. Kata-kata ini jarang sekali membawa makna substansi dalam konteks tertulis. Menghapusnya membuat teks lebih ringkas dan langsung ke pokok permasalahan.3. Standar Transkripsi Profesional * Dalam konteks transkripsi profesional (misalnya untuk riset, rapat, wawancara, atau subtitle), standar umumnya adalah menghasilkan teks yang "bersih" atau "verbatim bersih" (clean verbatim). Ini berarti elemen-elemen seperti pengulangan, gagap, tawa, atau batuk (kecuali jika relevan dengan konteks) akan dihilangkan. * Ada juga jenis transkripsi "verbatim murni" (true verbatim) yang memang mempertahankan setiap suara, termasuk gagap, jeda, tawa, dan kesalahan gramatikal. Namun, jenis ini biasanya hanya digunakan untuk tujuan forensik, analisis linguistik detail, atau situasi spesifik lainnya di mana setiap detail ucapan sangat penting. Untuk tujuan umum (seperti yang Anda sebutkan, yaitu meningkatkan keterbacaan), clean verbatim adalah standar yang digunakan.Contoh Perbandingan:Ucapan Asli (dengan pengulangan dan gagap):"Jadi, eh, saya... saya pikir, mmm, ini adalah, eh, keputusan yang tepat."Transkripsi Bersih (clean verbatim):"Jadi, saya pikir ini adalah keputusan yang tepat."Dengan demikian, penghapusan pengulangan dan gagap dalam transkripsi memang krusial untuk menghasilkan teks yang mudah dibaca, ringkas, dan efektif dalam menyampaikan informasi.#semangatbelajar

Answered by plspls | 2025-07-07