A pole coming from the centre of the deck of a shp is called MAST
a tall pole protruding from the ship's deck's middle, with the name MAST.
What is meant by deck of a ship?
The hull or a compartment of a ship are permanently covered by a deck. The primary or upper deck is the **horizontal **element that strengthens and acts as the main working surface of the hull of a boat or ship.
It constitutes the "roof" of the vessel. Like the floors of a **multi-story **building, vessels frequently have more than one level within the hull and in the superstructure above the principal deck, as well as unique **compartments and decks built over particular portions **of the **superstructure. **
There are specific names for** some decks.**
The primary or top deck's primary function is structural; supporting people and** equipment** and providing weathertightness are its** secondary functions. The complicated box girder known as the hull is covered by the deck. It defies pressures of tension , compression,**
Learn more about **deck of a ship **, from :
brainly.com/question/21319062
#SPJ3
A long pole coming from the center of the deck of a ship is called a mast. It supports the sails and rigging, playing a crucial role in the ship's ability to sail effectively. The height and rigging of the mast are essential for the ship's performance and handling.
;
Jawaban - penjelasan : Berikut adalah drafnya:Makalah tentang Evaluasi Kinerja Keuangan Menggunakan Pengujian HipotesisAbstrak(Bagian ini akan menjelaskan secara singkat tujuan, metode, dan hasil utama dari makalah.)BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah * Pentingnya evaluasi kinerja keuangan bagi keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan. * Tantangan dalam mengukur kinerja keuangan secara objektif. * Peran pengujian hipotesis dalam memberikan dasar ilmiah untuk pengambilan keputusan terkait kinerja keuangan. * Identifikasi kesenjangan penelitian atau isu yang relevan dalam literatur yang mendasari pentingnya penelitian ini. 1.2 Rumusan Masalah * Pertanyaan-pertanyaan spesifik yang akan dijawab oleh penelitian ini. Contoh: "Apakah terdapat perbedaan signifikan dalam kinerja keuangan antara perusahaan yang menerapkan praktik X dan Y?" atau "Apakah rasio keuangan Z memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan perusahaan?" 1.3 Tujuan Penelitian * Menjelaskan secara eksplisit apa yang ingin dicapai oleh penelitian ini. Contoh: "Untuk menganalisis perbedaan kinerja keuangan antara perusahaan A dan B menggunakan uji hipotesis t-independen." 1.4 Manfaat Penelitian * Manfaat teoritis (kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan). * Manfaat praktis (bagi perusahaan, investor, akademisi, dll.).BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Kinerja Keuangan * Definisi kinerja keuangan. * Indikator-indikator kinerja keuangan (rasio keuangan: likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, aktivitas, dll.). * Metode pengukuran kinerja keuangan tradisional dan modern. 2.2 Pengujian Hipotesis dalam Penelitian Keuangan * Definisi hipotesis nol (H_0) dan hipotesis alternatif (H_1). * Konsep signifikansi statistik (p-value, tingkat signifikansi \alpha). * Jenis-jenis uji hipotesis yang relevan untuk evaluasi kinerja keuangan (misalnya, uji t, ANOVA, regresi, uji non-parametrik jika data tidak normal). * Asumsi-asumsi dasar dari berbagai uji hipotesis. 2.3 Penelitian Terdahulu * Ringkasan penelitian-penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik. * Identifikasi hasil-hasil kunci dan metode yang digunakan. * Penjelasan bagaimana penelitian ini akan mengisi kesenjangan atau mengembangkan penelitian sebelumnya.BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian * Deskripsi jenis penelitian (kuantitatif, kualitatif, campuran). * Desain penelitian (survei, studi kasus, ex post facto, dll.). 3.2 Populasi dan Sampel * Definisi populasi target. * Metode pengambilan sampel (random sampling, purposive sampling, dll.). * Karakteristik sampel yang digunakan. 3.3 Jenis dan Sumber Data * Data primer atau sekunder. * Sumber data (laporan keuangan tahunan, database, dll.). 3.4 Metode pengumpulan data * Teknik pengumpulan data (dokumentasi, wawancara, observasi). 3.5 Definisi Operasional Variabel * Variabel dependen dan independen. * Bagaimana setiap variabel diukur (misalnya, profitabilitas diukur dengan ROA, ROE). 3.6 Teknik Analisis Data * Statistik deskriptif (mean, median, standar deviasi, dll.). * Uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi) jika menggunakan regresi. * Penjelasan detail mengenai uji hipotesis yang akan digunakan (misalnya, langkah-langkah uji t, ANOVA, atau analisis regresi). * Interpretasi hasil uji statistik.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian * Profil singkat perusahaan atau entitas yang menjadi objek penelitian. * Data deskriptif dari variabel yang diteliti. 4.2 Hasil Uji Statistik * Penyajian hasil uji hipotesis (tabel, grafik, output statistik). * Interpretasi statistik dari hasil yang diperoleh (nilai t, F, p-value, koefisien regresi). 4.3 Pembahasan * Diskusi mendalam mengenai temuan penelitian. * Perbandingan hasil dengan teori dan penelitian sebelumnya. * Implikasi dari hasil terhadap rumusan masalah. * Penjelasan mengapa hasil tersebut terjadi (faktor-faktor yang mempengaruhi). * Keterbatasan penelitian dan potensi bias.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan * Ringkasan singkat dari temuan utama penelitian yang menjawab rumusan masalah. * Penekanan pada kontribusi utama penelitian. 5.2 Saran * Saran praktis bagi perusahaan/organisasi berdasarkan temuan. * Saran untuk penelitian selanjutnya (misalnya, memperluas sampel, menggunakan variabel lain, metode yang berbeda).DAFTAR PUSTAKA(Daftar semua sumber yang dikutip dalam makalah, mengikuti gaya sitasi yang konsisten, misalnya APA, Harvard, dll.)LAMPIRAN(Jika ada, berisi data mentah, output statistik, kuesioner, dll.)