If a healthy individual is a carrier of a lethal allele but is unaffected by it, this suggests that the lethal allele is recessive and that the individual must be heterozygous for the allele. In this case, the normal or wild-type allele is dominant and masks the effect of the lethal recessive allele when present in a single copy. Such an individual would have a genotype represented by 'Aa', where 'A' is the dominant wild-type allele and 'a' is the recessive lethal allele.
Carriers do not express the phenotype associated with the lethal allele because the wild-type allele functions sufficiently to sustain life. This scenario is consistent with a recessive lethal inheritance pattern, in which homozygous recessive individuals ('aa') do not survive, but heterozygous carriers ('Aa') do and can potentially pass the allele to their offspring. Due to natural selection, recessive lethal alleles are more likely to persist in a population via these carriers.
A healthy carrier of a lethal allele likely has a heterozygous genotype 'Aa', where 'A' is the dominant allele masking the effects of the recessive lethal allele 'a'. Individuals with this genotype can pass on the lethal allele without being affected due to the recessive nature of the allele. Thus, they remain healthy while being carriers of the lethal allele.
;
Jawaban1. Menghayati Pancasila sebagai Norma Dasar dalam Kehidupan Sehari-hariSebagai peserta didik, saya menghayati Pancasila dengan cara menjadikannya pedoman dalam bersikap dan bertindak. Contohnya:Menjalankan ibadah sesuai agama dan menghormati pemeluk agama lain (Sila 1).Bersikap adil terhadap teman tanpa membeda-bedakan suku, agama, atau status sosial (Sila 2).Mengutamakan musyawarah dan gotong royong dalam kegiatan sekolah maupun lingkungan (Sila 4).Mencintai produk dalam negeri serta menjaga lingkungan sekitar (Sila 3 dan Sila 5).Dengan begitu, Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman moral dalam kehidupan sehari-hari.---2. Sikap yang Harus Dimiliki Peserta Didik dalam Menghadapi Keberagaman IndonesiaMenghargai perbedaan suku, agama, bahasa, dan adat istiadat.Menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati, dan tidak memaksakan kehendak.Menjaga persatuan dengan tidak mudah terprovokasi isu SARA.Bekerja sama dengan teman yang berbeda latar belakang.Menjunjung tinggi keadilan dan persaudaraan dalam kehidupan sekolah maupun masyarakat.---3. Nilai-nilai Pancasila yang Menjadi PedomanSila 1: Toleransi antarumat beragama.Sila 2: Kemanusiaan yang adil dan beradab, saling menghormati.Sila 3: Persatuan Indonesia, menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan.Sila 4: Mengutamakan musyawarah mufakat.Sila 5: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.--- Jadi, dalam menghadapi keberagaman, peserta didik harus bersikap toleran, adil, menghormati perbedaan, dan menjunjung persatuan, dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup.
Menghayati Pancasila sebagai Norma Dasar dalam Kehidupan Sehari-hariSaya dapat menghayati Pancasila sebagai norma dasar dalam kehidupan sehari-hari dengan cara:Mengamalkan nilai-nilai Pancasila: Saya akan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti gotong royong, keadilan, dan kesatuan.Menghormati perbedaan: Saya akan menghormati perbedaan suku bangsa, agama, dan kepercayaan, serta tidak membeda-bedakan orang lain berdasarkan status sosial atau ekonomi.Menjaga persatuan: Saya akan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan tidak melakukan tindakan yang dapat memecah belah bangsa.Mengembangkan sikap toleransi: Saya akan mengembangkan sikap toleransi dan menghargai perbedaan pendapat dan keyakinan orang lain.Sikap yang Harus Dimiliki oleh Peserta DidikPeserta didik harus memiliki sikap:Toleransi: Menghargai dan menghormati perbedaan suku bangsa, agama, dan kepercayaan.Empati: Mampu memahami dan merasakan perasaan orang lain.Keadilan: Berperilaku adil dan tidak membeda-bedakan orang lain.Kerja sama: Mau bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.Nilai-nilai Pancasila yang Harus Menjadi PedomanNilai-nilai Pancasila yang harus menjadi pedoman adalah:Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa, yang mengajarkan kita untuk hidup beragama dan beriman.Sila kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, yang mengajarkan kita untuk menghormati dan menghargai martabat manusia.Sila ketiga: Persatuan Indonesia, yang mengajarkan kita untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.Sila keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, yang mengajarkan kita untuk hidup demokratis dan musyawarah.Sila kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yang mengajarkan kita untuk hidup adil dan sejahtera.Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan memiliki sikap yang tepat, kita dapat menghadapi keberagaman Indonesia dengan bijak dan membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera.