The House of Representatives.
In this election, Thomas Jefferson was running against John Adams. However, under the Constitution back then, each member of the Electoral College cast two votes for president. Supporters of the two main political parties - the Federalists and the Democratic-Republican party - who were in the Electoral College would cast their votes for their party's presidential candidate and his running mate.
Thomas Jefferson and running mate Aaron Burr (of the Democratic-Republicans party) won the most electoral votes, but ended up tied. The D-Rs had planned to have one elector not vote for Burr (and just vote for Jefferson) so that Jefferson would win by one, but this didn't happen and instead they tied for president.
Thus, the election went to the House of Representatives, who are in charge of deciding a presidential election if it is tied after the Electoral College vote. After multiple rounds of voting, they elected Jefferson over Burr.
After the election, the Constitution was amended (12th amendment) so that this would never happen again.
The election of 1800 was decided by the House of Representatives after Thomas Jefferson and Aaron Burr tied in the Electoral College with 73 votes each. Alexander Hamilton influenced Federalist votes, leading to Jefferson's election as president over Burr after numerous ballots. This election highlighted the need for electoral reform, resulting in the Twelfth Amendment to separate presidential and vice-presidential votes.
;
Jawaban:1-10Penjelasan:1. Mengapa perubahan sosial budaya dapat memberikan peluang yang bermanfaat bagi masyarakat?Karena perubahan sosial budaya bisa membawa kemajuan, seperti kemudahan dalam teknologi, akses informasi yang lebih luas, cara hidup yang lebih praktis, serta peluang ekonomi baru yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.2. Mengapa perubahan sosial dapat memberikan tantangan bagi kehidupan manusia?Karena tidak semua orang siap beradaptasi. Perubahan dapat menimbulkan konflik, kesenjangan, dan kebingungan dalam menyesuaikan nilai lama dengan yang baru.3. Kelompok masyarakat manakah yang biasanya dapat menerima perubahan sosial dengan mudah? Mengapa?Biasanya generasi muda dan masyarakat perkotaan.Alasannya: mereka lebih terbuka, terbiasa dengan teknologi, berpendidikan lebih tinggi, dan cepat beradaptasi dengan hal-hal baru.4. Kelompok masyarakat mana yang biasanya mengalami kesulitan menghadapi perubahan sosial budaya? Berikan alasan!Biasanya generasi tua dan masyarakat pedesaan/tradisional.Alasannya: mereka masih kuat memegang adat istiadat lama, kurang terpapar teknologi, serta cenderung menolak hal-hal baru karena khawatir mengancam nilai tradisi.5. Berikan 2 contoh perubahan sosial yang disambut baik generasi muda tetapi memberi kesulitan bagi generasi tua!- Penggunaan smartphone dan aplikasi digital (media sosial, belanja online).- Sistem pembayaran digital (e-wallet, mobile banking).6. Apakah kita bisa menentang adanya globalisasi? Jelaskan!Secara penuh kita tidak bisa menentang, karena globalisasi adalah proses alami dunia modern. Yang bisa dilakukan adalah memilah: menerima hal-hal yang bermanfaat dan menyaring hal-hal yang merugikan agar sesuai dengan budaya bangsa.7. Contoh dampak positif globalisasi dalam bidang komunikasi!Komunikasi jadi lebih cepat lewat internet (WhatsApp, email, video call).Informasi dari seluruh dunia bisa diperoleh secara mudah dan murah.8. Bagaimana jika suatu negara menentang masuknya globalisasi dalam bidang ekonomi?Negara tersebut bisa terisolasi, tertinggal dalam perdagangan internasional, sulit menarik investasi, dan masyarakatnya akan sulit bersaing dengan negara lain.9. Jelaskan sisi negatif dampak globalisasi dalam bidang kebudayaan!- Lunturnya budaya lokal karena tergerus budaya asing.- Gaya hidup hedonis dan individualis meningkat.- Tradisi asli sering dianggap kuno oleh generasi muda.10. Sebutkan beberapa penyimpangan yang dilakukan remaja akibat dampak negatif globalisasi bidang media komunikasi!- Kecanduan media sosial dan game online.- Menyebarkan hoaks atau ujaran kebencian.- Meniru perilaku negatif dari budaya asing (pergaulan bebas, konsumtif).- Berkurangnya sopan santun dalam berkomunikasi.